Kamis, 11 Juni 2015

Fungsi Logika IF pada Microsoft Office Excel

Halo Queeners,

Nah pada kesempatan saya yang ketiga ini, saya akan menjelaskan tentang Fungsi IF. Apasih Fungsi IF itu?
Fungsi IF adalah fungsi logika dalam microsoft excel yang memudahkan penggunanya dalam melakukan penyelesaian pernyataan yang berhubungan dengan logika. Jadi, disini logika sangat membantu kita dalam menyelesaikan.
Yang akan saya bahas pada kesempatan ketiga ini adalah:
1. Operator Relasi
2. Fungsi Logika IF

Langsung saja yukk, kita bahas yang lebih lengkap ^^

1. Operator Relasi

    Untuk menggunakan Fungsi IF pada microsoft excel, terlebih dahulu kita harus mengrahui tentang
    operator relasi. Jika kita tidak mengetahui Operator Realasi terlebih dahulu, kemungkinan kita
    tidak bisa menggunakan Fungsi IF.
    Apa itu Operator Relasi?
    Operator Relasi merupakan operator untuk membandingkan dua atau lebih data dalam satu cell.
    Jika benar, TRUE maka nilainya 1 dan jika salah FALSE maka nilainya nol.

    Adapun jenis-jenis operator relasi 

    1. Sama Dengan ( = )
 
    2. Lebih Besar ( > )

    3. Lebih Besar atau Sama Dengan ( >= )

    4. Lebih Kecil ( < )

    5. Lebih Kecil atau Sama Dengan ( <= )

    6. Tidak Sama Dengan ( <> )

    7. AND, OR, dan NOT


2. Fungsi Logika IF

    Fungsi Logika IF kegunaannya untuk mendefinisikan atau mengisi suatu cell berdasarkan oleh cell
    yang lain atau kriteria tertentu.

    Rumus : =IF (Logical Test; Value if Tue; Value if False)
    
    Contoh :

    Misalkan ada soal seperti berikut ini

Gambar : Contoh Soal
Nah ada yang bisa mengerjakan soal diatas?

Yuk kalo gabisa, bisa pelajari penjelasan berikut :

Dari soal diatas tidak semua dapat menggunakan fungsi if, tp hanya beberapa. Tergantung dari keterangan soalnya.

cuuus kerjakan dari awal yaa...

1. Mengisi kolom jenis kendaraan
                                   Disini kalian bisa menggunakan Fungsi IF, dengan rumus sebagai berikut

                             Rumus : IF(C6="MB";"Mini Bus";IF(C6="SD";"Sedan";"Truk))
    Catatan:
          Jika tidak bisa menggunakan (;) maka bisa dengan menggunakan (,)

    Nah, jika anda sudah memasukkan rumus diatas. Maka akan menjadi seperti gambar dibawah ini

Gambar : Langkah Pertama Mengisi Kolom Jenis Kendaraan


2.  Menentukan Tarif / Jam  
                                     Disini kalian juga bisa menggunakan Fungsi IF
    Untuk menentukan tarif / jam dalam keterangan soal sudah dijelaskan rinciannya. Kita tinggal memasukkan saja dengan Fungsi IF. Dengan rumus sebagai berikut :

                     Rumus : IF(C6="MB";"Rp  12.500":IF(C6="SD";"Rp  10.000";"Rp  15.000))
    Catatan:
          Jika tidak bisa menggunakan (;) maka bisa dengan menggunakan (,)


Nah, jika anda sudah memasukkan rumus diatas. Maka akan menjadi seperti gambar dibawah ini
   
Gambar : Langkah Kedua Mentukkan Tarif / Jam


3.  Mengisi Kolom Biaya Sewa

     Dalam mengisi biaya sewa tidak dapat menggunakan Fungsi IF
 Karena, dalam keterangan soal dijelaskan bahwa biaya sewa didapat dari "Lama Sewa dikali Tarif  / Jam. Dengan rumus sebagai berikut :

                     Rumus : =E6*F6

Nah, jika anda sudah memasukkan rumus diatas. Maka akan menjadi seperti gambar dibawah ini

Gambar : Langkah Ketiga Mengisi Kolom Biaya Sewa 

4. Menentukkan Denda

    Dalam menentukkan denda bisa menggunakan Fungsi IF
    Kemudian, denda diperoleh apabila lama sewa lebih dari 24 jam dikali 5%
    Dengan rumus sebagai berikut : 
                                                          Rumus : =IF(E6>24;G6*5%;G6*0%)
    Catatan:
          Jika tidak bisa menggunakan (;) maka bisa dengan menggunakan (,)

Nah, jika anda sudah memasukkan rumus diatas. Maka akan menjadi seperti gambar dibawah ini

Gambar : Langkah Keempat Menentukkan Denda

5. Menentukkan Jumlah Bayar

    Dalam menentukkan jumlah bayar tidak dapat dengan menggunakan Fungsi IF
    Lalu bagaimana cara mengerjakannya?
Nah cara mengerjakkannya bisa dilihat dari keterangan soal yang dijelaskan bahwa denda diperoleh dari "Biaya Sewa dikali Denda"
Dengan rumus sebagai berikut :

                                                              Rumus: =G6*H6

Nah, jika anda sudah memasukkan rumus diatas. Maka akan menjadi seperti gambar dibawah ini

Gambar : Langkah Kelima Menentukkan Jumlah Bayar


6. Menentukkan Total Bayar, Rata-Rata, Bayar Tertinggi, dan Bayar Terendah

    Bagaimana cara menentukkannya?
Nah kita dapat menngunakan rumus sebagai berikut :

Total Bayar  : Rumus : =SUM(I6:I10)

Rata-Rata    : Rumus : =AVERAGE(I6:I10)

Bayar Tertinggi   : Rumus : =MAX(I6:I10)

Bayar Terendah   : Rumus : =MIN(I6:I10)

Nah, jika anda sudah memasukkan rumus diatas. Maka akan menjadi seperti gambar dibawah ini

Gambar : Menentukkan Total Bayar, Rata-Rata, Bayar Tertinggi, dan Bayar Terendah

Nah mudah bukan ?
Apabila anda kurang jelas bisa bertanya dengan komentar dan saya siap menjawab langsung :)


  • Jangan sungkan untuk mengunjungi blog ini yaa ...^^








Ditulis Oleh : siendytia ayu // 20.00
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar